728x90 AdSpace

­

Latest News

Kedai Kopi dan It’s Coffee



Kedai Kopi dan It’s Coffee

Ditulis oleh: 
Bimo Muhammad Ramadhani 
bimomramadhani@gmail.com


Penikmat dan penggila kopi Yogyakarta, wajib tahu tentang dua coffee shop yang akan membuat lidah kamu menginginkan rasa kopinya lagi dan lagi. Dua coffee shop itu adalah Kedai Kopi atau lebih dikenal dengan sebutan Keiko, dan satunya lagi bernama It’s  Coffee. Keiko dan It’s Coffee dikepalai oleh Denny Neilment sebagai direktur utama PT. Teammates Indonesia.

It’s Coffee sendiri berdiri pada akhir tahun 2004 dan pada saat itu Keiko baru berjalan 3 bulan. Singkat cerita tentang latar belakang Keiko dan It’s Coffee berawal pada saat Denny kuliah. Beliau memiliki teman yang sama-sama mencintai kopi. Pria berumur 35 tahun itu bersama teman kuliahnya membuat kopi dan menjajakkannya di kampus. Mereka membuat stand kecil-kecilan di kampus, stand  itu diberi nama Pojok Kopi. Dari kesuksesan menjual kopi di kampus itu, mereka terdorong untuk membangun sebuah coffee shop, dan akhirnya terwujudlah Keiko sebagai kedai kopi pertama yang mereka miliki.

Awal mendirikan Kedai Kopi yang mereka impikan begitu sulit, karena skill mereka tentang pembuatan kopi tidak begitu memadai, dan mereka hanya bermodalkan rasa percaya. Mereka mempelajari rasa macam-macam kopi yang mereka nikmati dari coffee shop satu ke coffee shop lainnya. Dengan ketelatenan dan kepercayaan, terwujudlah mimpi Kedai Kopi milik pribadi. Mereka membuat impiannya menjadi nyata tanpa modal, mereka membuktikan bahwa modal bukan hal utama yang menghalangi niat. Dengan kecerdasan yang mereka punya, mereka mendapatkan modal usaha dari proposal bisnis yang mereka ajukan pada teman-teman yang dipandang lebih banyak memiliki uang dan siap membantu dengan bagi hasil tiap keuntungan penjualan.

Ketika Keiko berdiri di Gejayan pada Oktober 2004, salah satu mitra kerjanya menawarkan untuk membuka kedai kopi lagi dengan konsep yang berbeda dari Keiko. Mitra kerjanya menawarkan konsep High Class kepada Denny, dan terbentuklah It’s Coffee pada Januari 2005. Kedai kopi dengan konsep High Class ini berada di Jalan Magelang, Yogyakarta.

Keiko dan It’s Coffee yang mempunyai 80 orang pekerja mempunyai tagline tersendiri. Keiko dengan konsep menengah kebawah mempunyai tagline “Colorfulling Coffee” yang mencoba mendobrak keyakinan masyarakat bahwa kopi itu selalu berwarna hitam. Bagi Keiko, kopi itu tidak selalu hitam. Kopi di Keiko lebih mengangkat cita rasa negeri tercinta, Indonesia. Kopi di Keiko berkisar antara 15 ribu sampai 20 ribu rupiah. Saat ini, Keiko mempunyai 5 cabang di Yogyakarta, 1 di Jakarta, dan 1 di Palu. Dulu, Keiko juga pernah berada di Jambi, Solo, Purwokerto, Malang, dan Surabaya. Berbeda dengan Kedai Kopi, It’s Coffee hanya ada satu di Yogyakarta. It’s Coffee dengan konsep High Class-nya mempunyai tagline “Explore, Enjoy, Experience” dan coffee shop dengan konsep menengah keatas ini menawarkan minuman dengan harga yang berkisar antara 20 ribu sampai 25 ribu rupiah.

Denny mencoba membedakan coffee shop miliknya dengan coffee shop lainnya, yaitu dengan cara membuat para barista bersikap ramah kepada pengunjung. Ayah dari tiga anak ini menjunjung tinggi peraturan kepada setiap baristanya untuk membangun keakraban dengan konsumen.
“Tidak harus mencari pekerja (barista) yang memiiliki skill meracik atau pengalaman dalam bidang barista. Tidak berpengalaman juga tidak apa-apa, yang penting punya niat. Kedai Kopi saja mulai dari nol, kenapa baristanya tidak dari nol juga.” kata Denny.

Barista yang dipekerjakan itu akan mengikuti training terlebih dahulu selama 1-2minggu, lalu melalui proses kontrak 1 tahun. Dan diakhir tahun akan ada tawaran apakah ingin lanjut kontrak atau tidak. Barista yang memiliki penilaian bagus bisa naik jabatannya menjadi Captain Barista. Bahkan bias juga menjadi Store Manager apabila skill-nya bagus.

Dengan mendidik barista dari nol, mereka bertujuan agar baristanya itu menjadi barista yang harus benar-benar paham dan tahu soal karakter kopi yang disajikannya. Mereka harus paham dengan hal-hal yang bersangkutan dengan kopi. Misalnya, jika kopi diseduh dan direndam dengan waktu yang lama, maka kafein akan semakin menguat.

Dengan kepercayaan mendidik barista dari nol, mereka mempunyai prestasi yang dapat dibanggakan. Seperti pada tahun 2011 di Indonesia Barista Championship (IBC), mereka mengirim 2 perwakilan untuk berangkat ke Jakarta dan 2 perwakilannya itu mendapatkan juara 1 danjuara 4. Pada tahun 2012, barista juara 1 pada IBC 2011 itu mendapatkan juara 2 di Asia-Pasific Barista Championship.  Menurut Denny, mengikuti lomba-lomba seperti itu bertujuan untuk mengetes sejauh mana sistem yang diterapkan Keiko dan It’s Coffee, apakah sudah standar nasional atau belum.

Jadi, tunggu apalagi? Bagi pecinta dan penikmat kopi, ayo nikmati kopi di Kedai Kopi dan It’s Coffee!
Kedai Kopi dan It’s Coffee
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Top