728x90 AdSpace

­

Latest News

Interview With Kuda Besi Music Indie Yogyakarta

MUSIC INDIE YOGYAKARTA| WWW.JOGJA2.COM | @oomilham
 
 Nama KUDABESI HC, udah tidak asing lagi di telinga para penikmat musik Hardcore Yogyakarta. Band yang beranggotakan Nur Muhammad Hasan a.k.a Pelo' (spoken), Feri Prasetya (6th strings guitar), Dimas Sulistio (4th strings bass), dan Rio Catur Rahmat Saputra a.k.a Bogank (beat maker) ini terbentuk pada tanggal 15 November 2010. KUDABESI terdiri dari dua kata KUDA dan BESI. KUDA yang sendiri merepresentasikan `tenaga yang sangat besar', `enerjik' dan sering di kaitkan dengan kecepatan dan kekuatan kendaraan bermotor. Sedangkan `Besi' mereka menyimpulkan  sifatnya yang keras dan kokoh, karena juga digunakan sebagai bahan pondasi bangunan-bangunan besar di seluruh dunia. "Jadi KudabesiHC adalah band yang memiliki semangat seperti kuda, bermain musik keras, dan berusaha untuk menjadi pondasi semangat bagi pendengarnya," Bogank menegaskan.

Mereka mengakui bahwa musik yang dimainkan Kudabesi masih terpengaruh hardcore yang di dalamnya terdapat banyak unsur segala jenis metal dan punk. "Walaupun musik kami keras, tapi kita dengerin semua musik tanpa ngotak-ngotakin genre, dari dangdut sampe keroncong," tambah Pelox sang vokalis.
Musik hardcore yang mereka mainkan merupakan benang merah dari band Pantera, Metallica, Sepultura, Hatebreed, Madball, Agnostic Front, Puppen, Burgerkill, dan semua band underground lokal dan luar negeri. Tak ada alasan khusus mengapa mereka memilih jalur musik ini. Mereka hanya ingin berusaha jujur dengan apa yang dirasakan. "Ya kenyataanya kami suka dengan musik yang kami mainkan sekarang, Kami selalu berusaha untuk tidak terlalu banyak basa basi mengenai segala sesuatu yang menurut kami benar, ataupun sebaliknya," ujar Pelox.

KUDABESI memiliki Album yang berjudul “FAMILIA”, di album ini terdapat 10 lagu dan We’re Family adalah salah satu lagu andalan mereka yang berisi tentang ajakan untuk menyingkirkan semua perbedaan apapun yang bisa menghalangi untuk mencapai suatu tujuan.
Tema-tema lagu yang mereka suarakan memang tidak lepas dari amarah, dan bagaimana berusaha bertahan hidup tanpa mengeluh, karena menurut KUDABESI hidup itu bukan untuk mengeluh. Sudah banyak stage yang mereka sambangi, dan semuanya merupakan cerita yang sangat berkesan, yang terpenting bagi mereka adalah bisa terus bersama teman-teman tanpa ada perbedaan antara musisi dan fans. 
Author: Ilham Al Kautsar
Twitter: @oomilham
Interview With Kuda Besi Music Indie Yogyakarta
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Top